PSA UGM X PSA UMY GELAR BINCANG ASEAN TENTANG GENDER DI ASEAN

Jumat(9/11), bertempat di Ruang Teater E6, Lantai 5 Gedung K.H. Ibrahim, Pusat Studi ASEAN UGM bekerjasama dengan Pusat Studi ASEAN UMY menyelenggarakan Bincang ASEAN #5 membahas tentang Gender di ASEAN. Kegiatan ini adalah kegiatan rutin yang diselenggarakan oleh PSA UGM. Namun, kali ini diselenggarakan bersama dengan PSA UMY. Pembicara dalam kegiatan ini adalah Ibu Dr. NurAzizah, M.Si, selaku Ketua Prodi Hubungan Internasional UMY yang dikenal sebagai aktivis gender. Moderator dalam kegiatan ini adalah Ibu Karina Larasati, S.IP, selaku peneliti muda di Pusat Studi ASEAN UGM.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ibu Dian Azmawati, S.IP., M.A. selaku Sekretaris Pusat Studi ASEAN UMY. Dalam kata sambutannya, beliau menyampaikan harapan bahwa kegiatan Bincang ASEAN #5 ini bisa menjadi langkah awal kerjasama yang baik antara Pusat Studi ASEAN UMY dan UGM.

Dalam materi yang disampaikan oleh seorang aktivis gender, tingkat kesetaraan gender di ASEAN masih jauh tertinggal jika harus dibandingkan dengan negara-negara di Eropa, terutama negara Scandinavia, Afrika seperti Rwanda, dan Amerika Latin. Hal ini dikarenakan ASEAN sejak kali pertama dibentuk bukan untuk membahas isu gender, melainkan untuk menjaga stabilitas keamanan dan politik di kawasan. Namun, saat ini tidak bisa dipungkiri bahwa ASEAN juga berfokus pada pencapaian kesetaraan gender, sebagai bentuk dari pengaruh adanya rezim internasional.

Antusiasme peserta Bincang ASEAN #5 ini cukup tinggi. Banyak mahasiswa/i yang bertanya mengenai permasalah gender yang ada dan upaya untuk menyelesaikannya. Kegiatan ini dihadiri oleh kurang lebih 250 peserta dari berbagai universitas dan multidisipliner. (Ammar)