IMG_0529

Satria Rizaldi (Jas Abu-Abu), Juru Bicara Indonesia pada KAA 2015

Konferensi Asia Afrika (KAA) kembali diadakan di Indonesia tepatnya di Bandung pada 18-21 April 2015 lalu. Pada KAA yang ke 60 ini, perwakilan dari 106 negara dan 19 organisasi internasional yang hadir membahas dan sekaligus berupaya mencari solusi terkait isu-isu yang sedang hangat terjadi di kawasan Asia-Afrika. Tiga isu pokok yang dibahas yaitu kemunculan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS), kemerdekaan Palestina, dan konflik unexposed yang mana mayoritas muslim di Thailand bagian selatan terisolasi seperti halnya di Rohingnya.

Satria Rizaldi, mahasiswa aktif Hubungan Internasional UMY dipercaya menjadi juru bicara Indonesia pada KAA 2015. Indonesia sendiri mengirimkan sebanyak kurang lebih 20 orang dari berbagai organisasi seperti IMM, HMI, OIC, AYLA, WAY, dan lain sebagainya pada KAA tersebut.

Beberapa hal seperti pemberantasan kemiskinan, ajakan gaya hidup sehat, persamaan gender, keamanan, perdamaian, dan pengembangan anak muda disepakati pada KAA 2015. Akan dibentuk pula sebuah organisasi pemuda Asia Afrika bernama Asia Afrika Youth Government Organization (AAYG) oleh Kemenpora. Tujuan dari dibentuknya organisasi ini yaitu agar terjalinnya kerjasama multilateral antar pemuda Asia Afrika yang ingin menyumbangkan suara dan partisipasinya dalam hubungan Asia Afrika. Mengapa Pemuda? Karena Pemuda merupakan penerus bangsa dan ie-ide yang ada didalam kepala para pemuda biasanya diluar pemikiran para orang tua. Satria Rizaldi yang merupakan salah satu founding dari organisasi baru ini mengatakan bahwa sekitar dua bulan lagi organisasi ini akan diresmikan.

“yang pasti ini pengalaman yang menarik banget ya, karena disini kita bisa langsung bertemu, berbincang dan berdikusi dengan para pelaku hubungan internasional yang sudah berpengalaman tentunya, dan bisa bertemu orang-orang hebat lainnya.” tutup Satria.

(dini, maman, diah)