Selasa (13/11), Prodi HI UMY mengadakan seminar dengan menghadirkan HE. Charles- Michel Geurts, yang merupakan Deputy head of delegation EU delegation to Indonesia and Brunei Darussalam. Seminar yang diadakan di Twin Building KH Ibrahim UMY ini berhasil diadakan berkat kerjasama antara ERASMUS dengan Prodi HI UMY. Dalam seminar ini, Geurts membahas permasalahan yang berfokus tentang European Union and Indonesia Connectivity. Menurutnya, sekarang ini dunia telah menciut. Geurts menekankan bahwa “…-+ 13 thousand Km from Indonesia to Europe is nothing”. Apa yang terjadi di Indonesia sangat berpengaruh dengan apa yang terjadi Eropa dan sebaliknya. Dari berbagai isu, Indonesia dan European Union dapat terhubung, contohnya bencana alam, climate change, dan perdagangan. Dalam kesempatan ini, Geurts juga menekankan bahwa sebagai negara terbesar di ASEAN yang sekaligus merupakan negara G20, menjadikan opini Indonesia sangat diperhitungkan oleh Eropa. Apalagi hubungan kedekatan juga didukung oleh perdagangan yang terjadi di kedua pihak. Intinya, hubungan Indonesia dan European Union  dianggap sebagai hubungan yang saling menguntungkan.

Adanya seminar ini sangat disambut baik oleh dosen dan juga mahasiswa Prodi HI UMY. Dalam sesi tanya jawab, dapat terlihat antusiasme dari mahasiswa untuk bertanya sekaligus berinteraksi dengan narasumber. Selain itu, momen penting juga terjadi dimana terdapat saling tukar cinderamata antara prodi HI UMY dengan HE. Charles- Michel Geurts., termasuk penyerahan buku karya dosen HI UMY yaitu Ali Muhammad, Ph.D yang berjudul “Supranasionalisme Uni Eropa”. Kedepannya, diharapkan adanya seminar ini dapat mengawali hubungan baik antara Prodi Hi UMY dengan EU.